BY : Okti Li
Larangan ini
menggebuk nurani
Perbedaan jalan
tajam menganga...
Kiri kanan
hamparan goda
Tenggelam menciut
buih tersaput
Formosa, tinggalmu
bukan dibalik
kemulmu…
1 Syawal 1431
Hijriyah
banjir kata menghujan
darah
Langkah, lirih,
tatapan
ucapan, deru dan
perasaan
Bukan menahan asupan
atau nutrisi tidak
seimbang
Hakiki mahluk wajar
yang diciptakan dari
pijar
Memuja dan merindukan
cinta
kenaikan arsy Nya…
Dalam remang
ada insan gemetaran
Mencukil bekal
pondasi hari dikawal
Ia lakukan
di bawah bantal
kemulan
Sulit memisahkan sisi
takut Pencipta atau
penggaji
Mengagungkan Pencipta
diri
dan menghargai
penggaji…
Memupuk taqwa
menabung masa dunia
Membiakkan syahwat
menghujat niat
Lilit usus
pemeras keringat haus
Namun tetesan
penghargaan hanya
dibalik awan
Kehilangan aqidah
lenyap itikaf dilebur
salah…
Kemana kebiasaan di
rumah
muslimin muslimah?
Mereka yang tersayat
jiwa
dan kalbunya
Mereka yang terluka
hampa
dan rasanya
mereka yang tersunat
niat
dan seujung taat
Mereka yang tersisih
dari keyakinan
dan impian…
Jika hak manusia
beragama
apa bedanya kami
teraniyaya?
Ramadhan sesemilir
kebisuan yang
terlahir
Undang-undang yang
terbungkam
pemaksaan yang
terjalur karam
Rongrongan nafsu
menggelitik
melongok disela cuti
dan purnama picik
Harusnya berhenti
bertanya
saat nadi ditelikung
kaum duafa…
Jika semua adalah hak
mereka,
lantas apa kewajiban
mereka?
Taiwan, 4 Agustus
2010
Biografi singkat Okti Li :
Okti Li sejak kecil sudah menyukai membaca dan menulis,
pelajaran bahasa
atau mengarang paling disukainya padahal apa yg di tulis
kadang tidak
sesuai tema, pokoknya asal nulis saja, menuhin kertas....
Selanjutnya, seiring banyak membaca banyak juga info
kepenulisan, semakin
giat belajar, tapi kendala keadaan yg tidak mendukung.
Banyak lomba yg
gagal karena lambat pinjam mesin tik, itu sering, selama
bertahun-tahun!
Memperdalam lagi jurnalistik, juga tidak selesai, terbentur
keadaan juga, tapi
ternyata ilmu dan diktat-diktatnya justru sekarang malah
jadi ilmu dasar
yang semakin dipelajarinya.
Banyak belajar dari internet dan sekolah kepenulisan. Asli
mengawali lagi
semuanya akhir tahun 2007 sampai sekarang.


Belum ada tanggapan untuk "PUISI ELEGI IKATAN BULAN"
Posting Komentar